SEBUTLAH DALAM HATIMU.....!!!

عليكم بـــــــــــــ

AHLUS SUNNAH WAL JAMA'ah

Renungan Bagi Pecinta Lagu Dan Musik

Oleh :

Santri Salaf

Lagu dan musik mungkin tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan kita pada masa kini. Di mana-mana saja anda berada pasti tidak terlepas mendengarnya. sehingga, ada yang menjadikan lagu dan musik sebagai perkara utama dalam kehidupan sehingga menjadikannya sebagai kerjaya hidup dan tak kurang yang meleleh air mata dek kerana terlampau menghayati lagu-lagu cintan yang mengguris hati dan menggamit kenangan lampau. Kita bukan hendak berbicara tentang hukum hakam lagu atau muzik, pembahasan mengenai ini mungkin sudah selesai lama yakni berlaku khilaf pandangan ulama tentang ini.

Jika anda berpegang kepada keharusan mendengar lagu dan muzik, maka kita di sini ingin bertanya kepada anda, sejauh manakah anda dapat mengawal diri sendiri daripada terhimpit kepada kelalaian yang melampau sehingga menghancurkan roh-roh Islam yang ada pada diri? Maka renung-renungkanlah................!!!

Anda menghabiskan masa yang banyak dengan mendengar lagu dan muzik, jadi bilakah anda mendengar Al-Qur’an?
Allah berfirman dalam Al-Qur’an:

وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيرًا مِنَ الْجِنِّ وَالْإِنْسِ لَهُمْ قُلُوبٌ لَا يَفْقَهُونَ بِهَا وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لَا يُبْصِرُونَ بِهَا وَلَهُمْ آذَانٌ لَا يَسْمَعُونَ بِهَا أُولَئِكَ كَالْأَنْعَامِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ أُولَئِكَ هُمُ الْغَافِلُونَ

«Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan untuk Jahannam itu banyak daripada jin dan manusia. Mereka mempunyaï hati-hati yang mereka tidak memahami dengannya, dan mereka mempunyaï mata-mata yang mereka tidak melihat dengannya, dan mereka mempunyaï telinga-telinga yang mereka tidak mendengar dengannya.

Mereka itulah seperti binatang ternakan, bahkan mereka lebih sesat. Mereka itulah orang-orang yang lalai» [Al-A`raf: 179] At-Tabariy menyebut ta’wil ayat ini sebagai:

وكذلك قوله:(ولهم آذان لا يسمعون بها)، آيات كتاب الله، فيعتبروها ويتفكروا فيها، ولكنهم يعرضون عنها

Dan demikian firman-Nya: «Dan mereka mempunyaï telinga-telinga yang mereka tidak mendengar dengannya» ayat-ayat Kitabu Llah, dan mengambil pengajarannya dan berfikir tentangnya, tetapi mereka menjauhi daripadanya. Anda menghabiskan usia anda untuk menghafal dan berhibur dengan lagu dan muzik, tetapi tidakkah anda membaca ayat berikut?

Allah berfirman dalam Al-Qur’an:

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

«Orang-orang yang beriman dan yang tenang hati-hati mereka dengan mengingati Allah. Ketahuïlah bahawa dengan mengingati Allah ia akan menenangkan hati-hati» [Ar-Ra`d: 28]

Mungkin kita berdalih bahwa ia dibenarkan selagi tidak melalaikan. Tetapi tidakkah anda terlalai daripada ayat Allah di bawah ini?

Allah berfirman dalam Al-Qur’an:

أُولَئِكَ الَّذِينَ لَعَنَهُمُ اللَّهُ فَأَصَمَّهُمْ وَأَعْمَى أَبْصَارَهُمْ * أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآنَ أَمْ عَلَى قُلُوبٍ أَقْفَالُهَا
«Mereka itulah orang-orang yang Allah melaknat mereka, dan Dia memekakkan mereka dan membutakan penglihatan mereka. Tidakkah mereka meneliti Al-Qur’an? Atau terdapat di atas hati-hati mereka kunci-kuncinya?» [Muhammad: 23-24]

Tidakkah lagu dan muzik itu melalaikan anda daripada meneliti dan memahami Al-Qur’an?

Sedangkan Allah menyuruh mengingati-Nya?

Allah berkata dalam Al-Qur’an:

وَاذْكُر رَّبَّكَ كَثِيرًا وَسَبِّحْ بِالْعَشِيِّ وَالإِبْكَارِ

«Dan ingatlah Tuan kamu banyak-banyak, dan bertasbihlah ketika petang dan pagi» [Ali `Imran: 41]

Jika anda hanya mendengar satu atau dua lagu sehari, yang mungkin memakan hanya lima hingga sepuluh menit, maka itu tidaklah menjadi suatu kesalahan. Namun, jika earphone anda sentiasa di telinga, dengan iPod atau mp3 player anda sentiasa di sisi, tidakkah itu melalaikan anda daripada-Nya?

(Marilah kita jawab dengan hati kita masing-masing...)

Allah berfirman dalam Al-Qur’an :

إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا

«Sesungguhnya pendengaran dan penglihatan dan hati, setiap itu – terhadapnya – akan disoal» [Al-Isra’: 36] Maka apakah jawapan anda terhadap soalan itu nanti?

Sekian dari
al-fagir ilaLlah al-ghani Allama Aluddin Shiddiq Bin Surur Asy-syafi'ie Al qodiry Wan Naqsabandy
19 Rmadhan 1432H/19 agustus 2011M Kaliwungu, Jombang, jawa Timur ,Indonesia.

0 komentar:

Poskan Komentar

Silahkan menuliskan komentar dulur pada opsi Google/Blogger untuk dulur yang memiliki akun Google/Blogger.

Silahkan pilih account yang sesuai dengan blog/website dulur (LiveJournal, WordPress, TypePad, AIM).

Pada opsi OpenID silahkan masukkan URL blog/website dulur pada kotak yang tersedia.

Atau dulur bisa memilih opsi Nama/URL, lalu tulis nama dulur dan URL blog/website dulur pada kotak yang tersedia.

Jika dulur tidak punya blog/website, kolom URL boleh dikosongkan.


Gunakan opsi 'Anonim' jika dulur tidak ingin mempublikasikan data dulur. (sangat tidak disarankan). Jika komentar dulur berupa pertanyaan, maka jika dulur menggunakan opsi ini tidak akan ditanggapi. Afwan , salam Ukhuwah.

Sunni Muda
----------------------------------